Khamis, Ogos 17, 2017

Sunan abu daud kitab haji sesi 22


٥ -  المناسك » ٥٩٩ -  في الفدية

5. Manasik » 599. Fidyah (denda)

١٥٨٢ - حَدَّثَنَا وَهْبُ بْنُ بَقِيَّةَ عَنْ خَالِدٍ الطَّحَّانِ عَنْ خَالِدٍ الْحَذَّاءِ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ كَعْبِ بْنِ عُجْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَرَّ بِهِ زَمَنَ الْحُدَيْبِيَةِ فَقَالَ قَدْ آذَاكَ هَوَامُّ رَأْسِكَ قَالَ نَعَمْ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ احْلِقْ ثُمَّ اذْبَحْ شَاةً نُسُكًا أَوْ صُمْ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ أَوْ أَطْعِمْ ثَلَاثَةَ آصُعٍ مِنْ تَمْرٍ عَلَى سِتَّةِ مَسَاكِينَ

1582. Telah menceritakan kepada Kami Wahb bin Baqiyyah dari Khalid Ath Thahhan dari Khalid Al Hadzdza` dari Abu Qilabah dari Abdurrahman bin Abu Laila dari Ka'b bin 'Ujrah bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melewatinya pada zaman terjadinya perjanjian Hudaibiyah. Kemudian beliau berkata: Sungguh kutu kepalamu telah mengganggumu. Ia berkata; ya. Kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Gundullah rambutmu, kemudian sembelihlah kambing sebagai kurban, atau berpuasalah tiga hari, atau berilah makan tiga sha' kurma kepada enam orang miskin!"
👉perkataan yg lebih tepat.
Hadyu,nasikah atau izbah
Tentang adanya pilihan antara 3 perkara.
1.
2.
3.
3gantang tamar untuk 6orang fakir miskin.ada yg kata gandun.yg dikatakan tasaruh perawi(ikut kefahaman perawi)
Toam=gandum atau makanan.

Nabi bg pilihan puasa atau bagi makan.

🍄🍄🍄

١٥٨٣ - حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَعِيلَ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ دَاوُدَ عَنْ الشَّعْبِيِّ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ كَعْبِ بْنِ عُجْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَهُ إِنْ شِئْتَ فَانْسُكْ نَسِيكَةً وَإِنْ شِئْتَ فَصُمْ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ
وَإِنْ شِئْتَ فَأَطْعِمْ ثَلَاثَةَ آصُعٍ مِنْ تَمْرٍ لِسِتَّةِ مَسَاكِينَ

1583. Telah menceritakan kepada Kami
Musa bin Isma'i telah menceritakan kepada Kami Hammad dari
Daud dari Asy Sya'bi dari
Abdurrahman bin Abu Laila dari
Ka'b bin 'Ujrah bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Apabila engkau menghendaki maka sembelihlah hewan sembelihan, dan apabila engkau menghendaki maka berpuasalah tiga hari,
dan jika engkau menghendaki maka berilah makan tiga sha' kurma kepada enam orang miskin."
👉Sembelihlah نَسِيكَةًatau nusuk boleh juga nama hadyu.
Zabihah
Ini bukan binatang qurban,harus menyembelih dimana saja.
Tasaruh perawi.
Hadis ini tentang adanya pilihan .
Pilihan bila ada darurat.
Hanafi,jika makanan berupa gandum,jika tamar 6gantang yakni setiap orang miskin mendapat satu gantang seorang.ini juga tasaruh perawi(apa yg perawi faham-riwayat bil makna)

١٥٨٤ - حَدَّثَنَا ابْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ
ح و حَدَّثَنَا نَصْرُ بْنُ عَلِيٍّ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ وَهَذَا لَفْظُ ابْنِ الْمُثَنَّى عَنْ دَاوُدَ عَنْ عَامِرٍ عَنْ كَعْبِ بْنِ عُجْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَرَّ بِهِ زَمَنَ الْحُدَيْبِيَةِ فَذَكَرَ الْقِصَّةَ فَقَالَ أَمَعَكَ دَمٌ قَالَ لَا قَالَ فَصُمْ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ أَوْ تَصَدَّقْ بِثَلَاثَةِ آصُعٍ مِنْ تَمْرٍ عَلَى سِتَّةِ مَسَاكِينَ بَيْنَ كُلِّ مِسْكِينَيْنِ صَاعٌ

1584. Telah menceritakan kepada Kami
Ibnu Al Mutsanna telah menceritakan kepada Kami Abdul Wahhab.
Telah diriwayatkan dari jalur yang lain:
Telah menceritakan kepada Kami Nashr bin Ali,
telah menceritakan kepada Kami Yazid bin Zurai' dan ini adalah lafazh Ibnu Al Mutsanna dari
Daud dari
'Amir dari
Ka'b bin 'Ujrah bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melewatinya pada zaman terjadinya perjanjian Hudaibiyah….. kemudian ia menyebutkan kisah tersebut. Kemudian beliau berkata: "Apakah engkau membawa dam (kambing atau sejenisnya)?" Ia berkata; tidak. Beliau bersabda: "Berpuasalah tiga hari atau bersedekahlah tiga sha' kurma kepada enam orang miskin, untuk setiap dua orang miskin satu sha'."
👉Lebih kurang sama dgn sebelumnya.
Kebanyakan kata boleh pilih dari awal lagi.
Dan nabi tanya menunjukan tertib itu lebih molek.
Bila dtg wahyu dtg 3pilihan pula.

١٥٨٥ - حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ نَافِعٍ أَنَّ رَجُلًا مِنْ الْأَنْصَارِ أَخْبَرَهُ عَنْ كَعْبِ بْنِ عُجْرَةَ وَكَانَ قَدْ أَصَابَهُ فِي رَأْسِهِ أَذًى فَحَلَقَ فَأَمَرَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُهْدِيَ هَدْيًا بَقَرَةً

1585. Telah menceritakan kepada Kami Qutaibah bin Sa'id, telah menceritakan kepada Kami Al Laits dari
Nafi' bahwa seorang laki-laki anshar telah mengabarkan kepadanya dari
Ka'b bin 'Ujrah dan ia telah tertimpa sesuatu yang mengganggu. Kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkannya agar menyembelih hewan kurban sapi.
👉rojul minal ansar,tak mesti sahabat iaitu anak cucu ansar.
Rojul itu siapa?
Rojul itu ialah seorang yg molek, ankaab bin ibnu hujuroh,
Abdurahman Bin abi laila bukan sahabat tapi boleh pakai.
Ibnu abi laila ahli fekah tapi bukan ahli hadis ,paling kuat hasan.kalu kuat jadi syar.
Riwayatnya yg lembu adalah dari nafi'shj dan adalah bercanggah dgn perawi yg lain.
Lafaz baqarah adalah syar atau mungkar.
Oang molek berbeza dgn orang yg lebih molek

١٥٨٦ - حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَنْصُورٍ حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ ابْنِ إِسْحَقَ حَدَّثَنِي أَبَانُ يَعْنِي ابْنَ صَالِحٍ عَنْ الْحَكَمِ بْنِ عُتَيْبَةَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ كَعْبِ بْنِ عُجْرَةَ
قَالَ أَصَابَنِي هَوَامُّ فِي رَأْسِي وَأَنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَامَ الْحُدَيْبِيَةِ حَتَّى تَخَوَّفْتُ عَلَى بَصَرِي فَأَنْزَلَ اللَّهُ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى فِيَّ
{ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَرِيضًا أَوْ بِهِ أَذًى مِنْ رَأْسِهِ } الْآيَةَ فَدَعَانِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لِي احْلِقْ رَأْسَكَ وَصُمْ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ أَوْ أَطْعِمْ سِتَّةَ مَسَاكِينَ فَرَقًا مِنْ زَبِيبٍ أَوْ انْسُكْ شَاةً فَحَلَقْتُ رَأْسِي ثُمَّ نَسَكْتُ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ الْقَعْنَبِيُّ عَنْ مَالِكٍ عَنْ عَبْدِ الْكَرِيمِ بْنِ مَالِكٍ الْجَزَرِيِّ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ كَعْبِ بْنِ عُجْرَةَ فِي هَذِهِ الْقِصَّةِ زَادَ أَيُّ ذَلِكَ فَعَلْتَ أَجْزَأَ عَنْكَ

1586. Telah menceritakan kepada Kami Muhammad bin Manshur, telah menceritakan kepada Kami Ya'qub, telah menceritakan kepadaku ayahku, dari Ibnu Ishaq, telah menceritakan kepadaku Aban yaitu Ibnu Shalih dari Al Hakam bin 'Utaibah dari Abdurrahman bin Abu Laila, dari Ka'b 'Ujrah, ia berkata; aku terserang kutu kepala, sementara aku bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pada tahun terjadinya perjanjian Hudaibiyah hingga aku mengkhawatirkan mataku.
Kemudian Allah subhanahu wa ta'ala menurunkan wahyu mengenaiku:
"Jika ada di antaramu yang sakit atau ada gangguan di kepalanya (lalu ia bercukur), maka wajiblah atasnya berfid-yah, yaitu: berpuasa atau bersedekah atau berkorban."
Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memanggilku dan berkata kepadaku: "Gundullah rambutmu, dan berpuasalah tiga hari atau berilah makan enam orang miskin, satu faraq kismis, atau sembelihlah seekor kambing!"
kemudian aku menggundul rambutku dan menyembelih kurban.
Telah menceritakan kepada Kami Abdullah bin Maslamah Al Qa'nabi dari Malik dari
Abdul Karim bin Malik Al Jazari dari Abdurrahman bin Abu Laila dari Ka'b bin 'Ujrah dalam kisah ini, ia menambahkan kata: "Apapun yang engkau lakukan dari hal tersebut maka telah sah darimu."
👉Sebab bercukur tu la kena denda bukan sebab sakit.
Mula2 masa nabi tanya ,tiada binatang kemudian ada pula binatang sembelihan.
Riwayat2 ini semua cerita yg sama .
Yg nabi sebut adalah makanan.
Zabit tak kemas
Gandum boleh berkira
Orang yg meriwayat dari abu kilabah semuanya tamar.

٥ -  المناسك » ٦٠٠ -  الإحصار

5. Manasik » 600. Penjelasan tentang al Ihshar (terhalang untuk sampai ke baitullah)

١٥٨٧ - حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ حَجَّاجٍ الصَّوَّافِ حَدَّثَنِي يَحْيَى بْنُ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ عِكْرِمَةَ
قَالَ سَمِعْتُ الْحَجَّاجَ بْنَ عَمْرٍو الْأَنْصَارِيَّ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ كُسِرَ أَوْ عَرِجَ فَقَدْ حَلَّ وَعَلَيْهِ الْحَجُّ مِنْ قَابِلٍ قَالَ عِكْرِمَةُ سَأَلْتُ ابْنَ عَبَّاسٍ وَأَبَا هُرَيْرَةَ عَنْ ذَلِكَ فَقَالَا صَدَقَ
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُتَوَكِّلِ الْعَسْقَلَانِيُّ وَسَلَمَةُ قَالَا
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ عَنْ مَعْمَرٍ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ رَافِعٍ عَنْ الْحَجَّاجِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ كُسِرَ أَوْ عَرِجَ أَوْ مَرِضَ
فَذَكَرَ مَعْنَاهُ قَالَ سَلَمَةُ بْنُ شَبِيبٍ قَالَ أَنْبَأَنَا مَعْمَرٌ

1587. Telah menceritakan kepada Kami Musaddad, telah menceritakan kepada Kami Yahya dari
Hajjaj Ash Shawwaf, telah menceritakan kepadaku Yahya bin Abu Katsir dari Ikrimah, ia berkata; saya mendengar Al Hajjaj bin 'Amr Al Anshari berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barang siapa yang kakinya retak atau pincang maka ia telah bertahallul, dan ia wajib melakukan haji pada tahun yang akan datang."
Ikrimah berkata; aku bertanya kepada Ibnu Abbas dan Abu Hurairah mengenai hal tersebut, kemudian mereka berkata; benar.
Telah menceritakan kepada Kami Muhammad bin Al Mutawakkil Al 'Asqalani dan Salamah, mereka berkata; telah menceritakan kepada Kami Abdurrazzaq dari Ma'mar dari Yahya bin Abu Katsir dari
Ikrimah dari Abdullah bin Rafi' dari Al Hajjaj bin 'Amr dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam,
beliau bersabda:
"Barang siapa yang tulangnya retak, atau pincang atau sakit….. kemudian ia menyebutkan hadits yang semakna denganya. Salamah bin Syabib telah berkata; telah memberitakan kepada Kami Ma'mar.

١٥٨٨ - حَدَّثَنَا النُّفَيْلِيُّ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَقَ عَنْ عَمْرِو بْنِ مَيْمُونٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا حَاضِرٍ الْحِمْيَرِيَّ يُحَدِّثُ أَبِي مَيْمُونَ بْنَ مِهْرَانَ قَالَ خَرَجْتُ مُعْتَمِرًا عَامَ حَاصَرَ أَهْلُ الشَّامِ ابْنَ الزُّبَيْرِ بِمَكَّةَ وَبَعَثَ مَعِي رِجَالٌ مِنْ قَوْمِي بِهَدْيٍ فَلَمَّا انْتَهَيْنَا إِلَى أَهْلِ الشَّامِ مَنَعُونَا أَنْ نَدْخُلَ الْحَرَمَ فَنَحَرْتُ الْهَدْيَ مَكَانِي ثُمَّ أَحْلَلْتُ ثُمَّ رَجَعْتُ فَلَمَّا كَانَ مِنْ الْعَامِ الْمُقْبِلِ خَرَجْتُ لِأَقْضِيَ عُمْرَتِي فَأَتَيْتُ ابْنَ عَبَّاسٍ فَسَأَلْتُهُ فَقَالَ أَبْدِلْ الْهَدْيَ فَإِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَ أَصْحَابَهُ أَنْ يُبَدِّلُوا الْهَدْيَ الَّذِي نَحَرُوا عَامَ الْحُدَيْبِيَةِ فِي عُمْرَةِ الْقَضَاءِ

1588. Telah menceritakan kepada Kami An Nufaili, Telah menceritakan kepada Kami Muhammad bin Salamah dari Muhammad bin Ishaq dari 'Amr bin Maimun, ia berkata; saya mendengar Abu Hadhir Al Himyari menceritakan kepada ayahku yaitu Maimun bin Mahran,
ia berkata; aku keluar untuk melaksanakan umrah pada tahun ketika penduduk Syam mengepung Ibnu Az Zubair di Mekkah, dan orang-orang dari kaumku mengirim hewan kurban bersamaku, ketika Kami sampai kepada penduduk Syam, mereka melarang Kami untuk memasuki tanah suci, maka aku menyembelih binatang sembelihanku ditempatku kemudian aku bertahallul dan kembali.
Ketika pada tahun berikutnya aku keluar untuk melakukan umrahku, lalu aku mendatangi Ibnu Abbas dan bertanya kepadanya -tentang kejadian tersebut- kemudian ia menjawab: gantilah hewan sembelihanmu, karena Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan para sahabatnya untuk mengganti hewan sembelihannya yang telah mereka sembelih pada waktu terjadi perjanjian Hudaibiyah pada peristiwa umratul qadha (mengganti umrah).

Ihsor=terhalang
Orang yg terhalang itu=muhson

Orang buat haji kena tunggu hari nahar untuk korban sembelihan terhalang.
Atau yg kata ditempat terhalang.
Sekitar tanah haram jika mampu.
Harga binatang korban

Tiada ulasan:

Catat Ulasan