Isnin, Januari 13, 2020

Sunan abu daud kitab haji sesi 05(2020)

Sunan abu daud kitab haji sesi 05(2020)
٥ -  المناسك » ٥٦٩ -  في الهدي
5. Manasik » 569. Hadyu
Binatang korban

١٤٨٧ - حَدَّثَنَا النُّفَيْلِيُّ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلَمَةَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَقَ ح و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمِنْهَالِ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ عَنْ ابْنِ إِسْحَقَ الْمَعْنَى قَالَ قَالَ عَبْدُ اللَّهِ يَعْنِي ابْنَ أَبِي نَجِيحٍ حَدَّثَنِي مُجَاهِدٌ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَهْدَى عَامَ الْحُدَيْبِيَةِ فِي هَدَايَا رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَمَلًا كَانَ لِأَبِي جَهْلٍ فِي رَأْسِهِ بُرَةُ فِضَّةٍ قَالَ ابْنُ مِنْهَالٍ بُرَةٌ مِنْ ذَهَبٍ زَادَ النُّفَيْلِيُّ يَغِيظُ بِذَلِكَ الْمُشْرِكِينَ

1487. Telah menceritakan kepada Kami An Nufaili, telah menceritakan kepada Kami Muhammad bin Salamah telah menceritakan kepada Kami Muhammad bin Ishaq, dan telah diriwayatkan melalui jalur yang lain: Telah menceritakan kepada Kami Muhammad bin Al Minhal, telah menceritakan kepada Kami Yazid bin Zurai' dari Ibnu Ishaq secara makna, ia berkata; Abdullah yaitu Ibnu Abu Najih berkata; telah menceritakan kepada Kami Mujahid dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkurban dengan unta yang dahulu adalah milik Abu Jahl pada tahun terjadinya perjanjian Al Hudaibiyah diantara hewan-hewan kurban beliau. Pada kepala unta tersebut terdapat cincin perak sebesar satu biji gandum. Ibnu Minhal berkata; emas sebesar biji gandum. An Nufaili menambahkan; hal tersebut menyebabkan orang-orang musyrik marah.

٥ -  المناسك » ٥٧٠ -  في هدي البقر
5. Manasik » 570. Hadyu dengan sapi

١٤٨٨ - حَدَّثَنَا ابْنُ السَّرْحِ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي يُونُسُ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عَمْرَةَ بِنْتِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ عَائِشَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحَرَ عَنْ آلِ مُحَمَّدٍ فِي حَجَّةِ الْوَدَاعِ بَقَرَةً وَاحِدَةً

1488. Telah menceritakan kepada Kami Ibnu As Sarh telah menceritakan kepada Kami Ibnu Wahb, telah mengabarkan kepadaku Yunus dari Ibnu Syihab dari 'Amrah binti Abdurrahman dari Aisyah isteri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pada saat haji wada' menyembelih untuk keluarga Muhammad satu ekor sapi.

١٤٨٩ - حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ عُثْمَانَ وَمُحَمَّدُ بْنُ مِهْرَانَ الرَّازِيُّ قَالَا حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ عَنْ الْأَوْزَاعِيِّ عَنْ يَحْيَى عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَبَحَ عَمَّنْ اعْتَمَرَ مِنْ نِسَائِهِ بَقَرَةً بَيْنَهُنَّ

1489. Telah menceritakan kepada Kami 'Amr bin Utsman, dan Muhammad bin Mahran Ar Razi, mereka berkata; telah menceritakan kepada Kami Al Walid dari Al Auza'i dari Yahya dari Abu Salamah dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menyembelihkan satu ekor sapi untuk istri-istrinya yang melaksanakan umrah.

٥ -  المناسك » ٥٧١ -  في الإشعار

5. Manasik » 571. Memberi tanda luka pada hewan

١٤٩٠ - حَدَّثَنَا أَبُو الْوَلِيدِ الطَّيَالِسِيُّ وَحَفْصُ بْنُ عُمَرَ الْمَعْنَى قَالَا حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ قَالَ أَبُو الْوَلِيدِ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا حَسَّانَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى الظُّهْرَ بِذِي الْحُلَيْفَةِ ثُمَّ دَعَا بِبَدَنَةٍ فَأَشْعَرَهَا مِنْ صَفْحَةِ سَنَامِهَا الْأَيْمَنِ ثُمَّ سَلَتَ عَنْهَا الدَّمَ وَقَلَّدَهَا بِنَعْلَيْنِ ثُمَّ أُتِيَ بِرَاحِلَتِهِ فَلَمَّا قَعَدَ عَلَيْهَا وَاسْتَوَتْ بِهِ عَلَى الْبَيْدَاءِ أَهَلَّ بِالْحَجِّ حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ شُعْبَةَ بِهَذَا الْحَدِيثِ بِمَعْنَى أَبِي الْوَلِيدِ قَالَ ثُمَّ سَلَتَ الدَّمَ بِيَدِهِ قَالَ أَبُو دَاوُد رَوَاهُ هَمَّامٌ قَالَ سَلَتَ الدَّمَ عَنْهَا بِأُصْبُعِهِ قَالَ أَبُو دَاوُد هَذَا مِنْ سُنَنِ أَهْلِ الْبَصْرَةِ الَّذِي تَفَرَّدُوا بِهِ

1490. Telah menceritakan kepada Kami Abu Al Walid Ath Thayalisi, dan Hafsh bin Umar secara makna, mereka berkata; telah menceritakan kepada Kami Syu'bah dari Qatadah, ia berkata; Abu Al Walid berkata; saya mendengar Abu Hassan dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melakukan shalat Zhuhur di Dzul Hulaifah kemudian meminta seekor unta lalu beliau melukainya dari sisi punuknya sebelah kanan, kemudian beliau menghentikan darah darinya, dan mengalunginya dengan dua sandal. Kemudian beliau diberi kendaraan, dan tatkala beliau telah duduk di atasnya dan unta tersebut telah menaiki Al Baida` maka beliau bertalbiah untuk melakukan haji. Telah menceritakan kepada Kami Musaddad, telah menceritakan kepada Kami Yahya dari Syu'bah dengan hadits ini semakna dengan hadits Abu Al Walid, ia berkata; kemudian beliau menghentikan darah menggunakan tangannya. Abu Daud berkata; hadits tersebut diriwayatkan oleh Hammam, ia berkata; beliau menghentikan darah darinya menggunakan jari-jarinya. Abu Daud berkata; hal ini merupakan diantara kebiasaan-kebiasaan penduduk Bashrah yang menjadi kekhususan mereka

١٤٩١ - حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى بْنُ حَمَّادٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ الْمِسْوَرِ بْنِ مَخْرَمَةَ وَمَرْوَانُ بْنُ الْحَكَمِ أَنَّهُمَا قَالَا خَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَامَ الْحُدَيْبِيَةِ فَلَمَّا كَانَ بِذِي الُحُلَيْفَةِ قَلَّدَ الْهَدْيَ وَأَشْعَرَهُ وَأَحْرَمَ

1491. Telah menceritakan kepada Kami Abdul A'la bin Hammad, telah menceritakan kepada Kami Sufyan bin 'Uyainah dari Az Zuhri dari 'Urwah dari Al Miswar bin Makhramah serta Marwan bin Al Hakam, bahwa mereka berdua berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam keluar pada tahun Hudaibiyah, tatkala beliau telah sampai di Dzul Hulaifah beliau mengalungi/menyangkut hewan kurbannya dan melukainya serta berihram.

١٤٩٢ - حَدَّثَنَا هَنَّادٌ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ مَنْصُورٍ وَالْأَعْمَشِ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ الْأَسْوَدِ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَهْدَى غَنَمًا مُقَلَّدَةً

1492. Telah menceritakan kepada Kami Hannad telah menceritakan kepada Kami Waki' dari Sufyan dari Manshur dan Al A'masy dari Ibrahim dari Al Aswad dari Aisyah bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkurban dengan kambing yang telah digantungi kalung(tanda binatang kurban.

٥ -  المناسك » ٥٧٢ -  تبديل الهدي

5. Manasik » 572. Mengganti hadyu

١٤٩٣ - حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ النُّفَيْلِيُّ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحِيمِ قَالَ أَبُو دَاوُد أَبُو عَبْدِ الرَّحِيمِ خَالِدُ بْنُ أَبِي يَزِيدَ خَالُ مُحَمَّدٍ يَعْنِي ابْنَ سَلَمَةَ رَوَى عَنْهُ حَجَّاجُ بْنُ مُحَمَّدٍ عَنْ جَهْمِ بْنِ الْجَارُودِ عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ أَبِيهِ قَالَ أَهْدَى عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ نَجِيبًا فَأَعْطَى بِهَا ثَلَاثَ مِائَةِ دِينَارٍ فَأَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي أَهْدَيْتُ نَجِيبًا فَأَعْطَيْتُ بِهَا ثَلَاثَ مِائَةِ دِينَارٍ أَفَأَبِيعُهَا وَأَشْتَرِي بِثَمَنِهَا بُدْنًا قَالَ لَا انْحَرْهَا إِيَّاهَا قَالَ أَبُو دَاوُد هَذَا لِأَنَّهُ كَانَ أَشْعَرَهَا

1493. Telah menceritakan kepada Kami Abdullah bin Muhammad An Nufaili, telah menceritakan kepada Kami Muhammad bin Salamah dari Abu Abdurrahim. -Abu Daud berkata; Abu Abdurrahim adalah Khalid bin Abu Yazid, paman Muhammad bin Salamah-, darinya Hajjaj bin Muhammad dari Jahm bin Al Jarud, dari Salim bin Abdullah dari ayahnya, ia berkata: Umar bin Khathab berkurban dengan seekor unta yang kuat, ringan dan berlari cepat, kemudian ia menjualnya dengan harga tiga ratus dinar. kemudian ia mendatangi Nabi shalla Allahu 'alaihi wa sallam dan berkata: Wahai Rasulullah, aku berkurban dengan seekor unta, kemudian unta tersebut dibeli dengan harga tiga ratus dinar, aku menjualnya dan membeli unta lain dengan harga yang sama? Beliau menjawab: "Tidak boleh! Sembelihlah unta tersebut!" Abu Daud berkata: hal tersebut dikarenakan Umar telah melukainya sebagai tanda.

٥ -  المناسك » ٥٧٣ -  من بعث بهديه وأقام

(Bab orang mengirim binatang kurban dan dia terus berada ditempat tinggalnya.

5. Manasik » 573. Mengirim hewan hadyu dan tinggal,

١٤٩٤ - حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ الْقَعْنَبِيُّ حَدَّثَنَا أَفْلَحُ بْنُ حُمَيْدٍ عَنْ الْقَاسِمِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ فَتَلْتُ قَلَائِدَ بُدْنِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِيَدِي ثُمَّ أَشْعَرَهَا وَقَلَّدَهَا ثُمَّ بَعَثَ بِهَا إِلَى الْبَيْتِ وَأَقَامَ بِالْمَدِينَةِ فَمَا حَرُمَ عَلَيْهِ شَيْءٌ كَانَ لَهُ حِلًّا

1494. Telah menceritakan kepada Kami Abdullah bin Maslamah Al Qa'nabi, Telah menceritakan kepada Kami Aflah bin Humaid dari Al Qasim dari Aisyah, ia berkata; aku menjalin kalung-kalung unta Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menggunakan tanganku, kemudian beliau melukainya sebagai tanda dan mengalunginya kemudian mengirimnya ke Ka'bah. Dan beliau bermukim di Madinah dan tidak ada sesuatupun yang haram baginya yang dahulunya adalah halal.

١٤٩٥ - حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ خَالِدٍ الرَّمْلِيُّ الْهَمَدَانِيُّ وَقُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ أَنَّ اللَّيْثَ بْنَ سَعْدٍ حَدَّثَهُمْ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عُرْوَةَ وَعَمْرَةَ بِنْتِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَنَّ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُهْدِي مِنْ الْمَدِينَةِ فَأَفْتِلُ قَلَائِدَ هَدْيِهِ ثُمَّ لَا يَجْتَنِبُ شَيْئًا مِمَّا يَجْتَنِبُ الْمُحْرِمُ

1495. Telah menceritakan kepada Kami Yazid bin Khalid Ar Ramli Al Hamdani, serta Qutaibah bin Sa'id bahwa Al Laits bin Sa'd telah menceritakan kepada mereka dari Ibnu Syihab dari 'Urwah dan 'Amrah binti Abdurrahman bahwa Aisyah radliallahu 'anha berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkurban dari Madinah, dan aku yang menjalin kalung-kalung hewan kurbannya, kemudian beliau tidak menjauhi sesuatupun diantara perkara-perkara yang dijauhi orang yang berihram.

١٤٩٦ - حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ الْمُفَضَّلِ حَدَّثَنَا ابْنُ عَوْنٍ عَنْ الْقَاسِمِ بْنِ مُحَمَّدٍ وَعَنْ إِبْرَاهِيمَ زَعَمَ أَنَّهُ سَمِعَهُ مِنْهُمَا جَمِيعًا وَلَمْ يَحْفَظْ حَدِيثَ هَذَا مِنْ حَدِيثِ هَذَا وَلَا حَدِيثَ هَذَا مِنْ حَدِيثِ هَذَا قَالَا قَالَتْ أُمُّ الْمُؤْمِنِينَ بَعَثَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْهَدْيِ فَأَنَا فَتَلْتُ قَلَائِدَهَا بِيَدِي مِنْ عِهْنٍ كَانَ عِنْدَنَا ثُمَّ أَصْبَحَ فِينَا حَلَالًا يَأْتِي مَا يَأْتِي الرَّجُلُ مِنْ أَهْلِهِ

1496. Telah menceritakan kepada Kami Musaddad, telah menceritakan kepada Kami Bisyr bin Al Mufadhdhal, telah menceritakan kepada Kami Ibnu 'Aun dari Al Qasim bin Muhammad dan Ibrahim, ia mengaku bahwa ia telah mendengarnya dari keduanya, dan tidak dapat membedakan antara hadits ini dari hadits ini dan hadits ini dari hadits ini. Mereka berkata; telah berkata Ummul mukminin; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengirim hewan kurban, dan aku yang menjalin kalung-kalung hewan tersebut dengan tanganku dari bulu yang ada pada Kami, kemudian pada pagi hari beliau dalam keadaan tidak berihram, beliau melakukan apa yang dilakukan seorang laki-laki kepada isterinya.

٥ -  المناسك » ٥٧٤ -  في ركوب البدن

5. Manasik » 574. Mengendarai hewan kurban

١٤٩٧ - حَدَّثَنَا الْقَعْنَبِيُّ عَنْ مَالِكٍ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأَى رَجُلًا يَسُوقُ بَدَنَةً فَقَالَ ارْكَبْهَا قَالَ إِنَّهَا بَدَنَةٌ فَقَالَ ارْكَبْهَا وَيْلَكَ فِي الثَّانِيَةِ أَوْ فِي الثَّالِثَةِ

1497. Telah menceritakan kepada Kami Al Qa'nabi, dari Malik dari Abu Az Zinad dari Al A'raj dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melihat seorang laki-laki menuntun(berjln bersama unta yg akan dikurbankan) seekor unta. Kemudian beliau berkata: "Naikilah unta tersebut!" Ia berkata; unta tersebut adalah unta kurban, kemudian beliau berkata: "Naikilah, merugilah engkau." Beliau mengucapkannya kedua atau ketiga kali.

١٤٩٨ - حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ حَنْبَلٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ سَأَلْتُ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ رُكُوبِ الْهَدْيِ فَقَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ ارْكَبْهَا بِالْمَعْرُوفِ إِذَا أُلْجِئْتَ إِلَيْهَا حَتَّى تَجِدَ ظَهْرًا

1498. Telah menceritakan kepada Kami Ahmad bin Hanbal, telah menceritakan kepada Kami Yahya bin Sa'id dari Ibnu Juraij, telah mengabarkan kepadaku Abu Az Zubair, aku bertanya kepada Jabir bin Abdullah mengenai menaiki hewan(unta) kurban. Kemudian ia berkata; aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: Naikilah dengan cara yang ma'ruf(baik atau munasabah), apabila kalian terpaksa untuk menaikinya hingga mendapatkan tunggangnya(yg lain)

Hadyu=binatang di kurban atau disembelih disana(tanah haram)

Sementara kurban hari raya yg biasa  dipanggil udhiyah bukan hadyu.

1487. Telah menceritakan kepada Kami An Nufaili, telah menceritakan kepada Kami Muhammad bin Salamah telah menceritakan kepada Kami
👉Muhammad bin Ishaq, dan telah diriwayatkan melalui jalur yang lain: Telah menceritakan kepada Kami Muhammad bin Al Minhal, telah menceritakan kepada Kami Yazid bin Zurai' dari Ibnu Ishaq secara makna, ia berkata; Abdullah yaitu Ibnu Abu Najih berkata; telah menceritakan kepada Kami Mujahid dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkurban dengan unta yang dahulu adalah milik Abu Jahl pada tahun terjadinya perjanjian Al Hudaibiyah diantara hewan-hewan kurban beliau. Pada kepala unta tersebut terdapat cincin perak sebesar satu biji gandum. Ibnu Minhal berkata; emas sebesar biji gandum. An Nufaili menambahkan; hal tersebut menyebabkan orang-orang musyrik marah.
-perawi syiah...
-tidak munasabah nabi saw nak menimbulkan kemarahan orang musyrik atau mencari masalah..
-kena perhati riwayat ibnu Ishak ini..

1488. Telah menceritakan kepada Kami Ibnu As Sarh telah menceritakan kepada Kami Ibnu Wahb, telah mengabarkan kepadaku Yunus dari Ibnu Syihab dari 'Amrah binti Abdurrahman dari Aisyah isteri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pada saat haji wada' menyembelih untuk keluarga Muhammad satu ekor sapi.

-kes aisyah istimewa atau lain sebab dia telah tukarkan haji kepada umrah dan dia datang haid..dan nabi saw sembelihkan seekor lembu untuknya.

-sebab tak jadi umrah nabi saw hanya hantar hadyunya pada 6hijrah(pada tahun hudaibiyah)

-hadyu tatawuk adalah binatang kurban yg sunat
-hadyu wajib pula kerana tak buat wajib haji.
Atau dipanggil bayar dam(sembelih binatang kurban).

Dam bermakna darah.
Tapi kita panggil bayar dam.
Ada yg yg dipanggil dam syukurin (dm syukur).bukan yg sunat atau wajib.
Dam juga sebab melakukan kekurangan dalam ibadat haji contoh tinggalkan tawaf wida atau tidak bermalam di Muzdalifah yg dipanggil dam jumrin atau jika dlm solat meninggalkan yg menyebabkan kena sujud sawi.
-ada khilaf2...

- ditempat isim dhamir diguna isim zahir...
Mat telah hantar balik kerumahnya...
Mat telah hantar balik kerumah Mat..

Majaz mujawarah ..sebut kepala pun tak pa sebab dekat..

Isy ar=ditanda untuk dikurban semasa haji
Khilaf samada boleh tukar atau tidak.
Boleh bg orang yg tak buat haji atau umrah tapi nak sembelih atau korban dan tidak terhalang apa2.sebab ada orang bg tau aisyah yg dikatakan ibnu abbas kata tak boleh.

Sahih bukhari kitab azan sesi 058

Sahih bukhari kitab azan sesi 058

باب مَنْ كَانَ فِي حَاجَةِ أَهْلِهِ فَأُقِيمَتِ الصَّلاَةُ فَخَرَجَ:

10. Adzan » 426. Orang yang sedang ada pekerjaan pada keluarganya lalu shalat didirikan maka dia keluar untuk shalat

٦٣٥ - حَدَّثَنَا آدَمُ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا الْحَكَمُ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ الْأَسْوَدِ قَالَ سَأَلْتُ عَائِشَةَ مَا كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصْنَعُ فِي بَيْتِهِ قَالَتْ كَانَ يَكُونُ فِي مِهْنَةِ أَهْلِهِ تَعْنِي خِدْمَةَ أَهْلِهِ فَإِذَا حَضَرَتْ الصَّلَاةُ خَرَجَ إِلَى الصَّلَاةِ

635. Telah menceritakan kepada kami Adam berkata, telah menceritakan kepada kami Syu'bah berkata, telah menceritakan kepada kami Al Hakam dari Ibrahim dari Al Aswad berkata, "Aku pernah bertanya kepada 'Aisyah tentang apa yang dikerjakan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam ketika berada di rumah. Maka 'Aisyah pun menjawab, "Beliau selalu membantu keluarganya, jika datang waktu shalat maka beliau keluar untuk melaksanakannya."

-kerja rumah bukan keuzuran dari solat berjamaah...

-kerja rumah seperti memasak dll adalah kerja isteri.
-adalah tidak tepat mengatakan isteri tiada mempunyai apa2 kerja dlm rumahtangga.
-rasullah saw pun menolong kerja isterinya.

Sabtu, Januari 11, 2020

Sahih bukhari kitab waktu2 solat sesi 018.

Sahih bukhari kitab waktu2 solat sesi 018.

٩ -  مواقيت الصلاة » ٣٤٩ -  المصلي يناجي ربه عز وجل
باب الْمُصَلِّي يُنَاجِي رَبَّهُ عَزَّ وَجَلَّ:
-kelebihan solat pada waktu yg ditentukan
-bab orang bersolat berbicara dengan tuhannya

9. Waktu-waktu shalat » 349. Orang yang sedang shalat adalah orang yang sedang munajat (berkomunikasi) kepada Allah

٥٠٠ - حَدَّثَنَا مُسْلِمُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ أَحَدَكُمْ إِذَا صَلَّى يُنَاجِي رَبَّهُ فَلَا يَتْفِلَنَّ عَنْ يَمِينِهِ وَلَكِنْ تَحْتَ قَدَمِهِ الْيُسْرَى وَقَالَ سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ لَا يَتْفِلُ قُدَّامَهُ أَوْ بَيْنَ يَدَيْهِ وَلَكِنْ عَنْ يَسَارِهِ أَوْ تَحْتَ قَدَمَيْهِ وَقَالَ شُعْبَةُ لَا يَبْزُقُ بَيْنَ يَدَيْهِ وَلَا عَنْ يَمِينِهِ وَلَكِنْ عَنْ يَسَارِهِ أَوْ تَحْتَ قَدَمِهِ وَقَالَ حُمَيْدٌ عَنْ أَنَسٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَبْزُقْ فِي الْقِبْلَةِ وَلَا عَنْ يَمِينِهِ وَلَكِنْ عَنْ يَسَارِهِ أَوْ تَحْتَ قَدَمِهِ

500. Telah menceritakan kepada kami Muslim bin Ibrahim berkata, telah menceritakan kepada kami Hisyam dari Qatadah dari Anas bin Malik berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jika salah seorang dari kalian shalat bermunajat kepada Rabbnya, maka janganlah dia meludah ke sebelah kanannya, tetapi hendaklah ke sebelah kiri atau bawah kaki kirinya." Sa'id menyebutkan dari Qatadah, "Janganlah dia meludah ke arah depannya, tetapi ke sebelah kiri atau di bawah kedua kakinya." Syu'bah menyebutkan: "Janganlah ia meludah ke arah depan atau sebelah kanannya, tetapi hendaklah ke sebelah kiri atau di bawah kaki kirinya." Dan Humaid menyebutkan dari Anas dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam: "Janganlah ia meludah ke arah kiblat atau sebelah kanannya, tetapi hendaklah ke sebelah kiri atau di bawah kakinya."

٥٠١ - حَدَّثَنَا حَفْصُ بْنُ عُمَرَ قَالَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اعْتَدِلُوا فِي السُّجُودِ وَلَا يَبْسُطْ ذِرَاعَيْهِ كَالْكَلْبِ وَإِذَا بَزَقَ فَلَا يَبْزُقَنَّ بَيْنَ يَدَيْهِ وَلَا عَنْ يَمِينِهِ فَإِنَّهُ يُنَاجِي رَبَّهُ

501. Telah menceritakan kepada kami Hafsh bin 'Umar berkata, telah menceritakan kepada kami Yazid bin Ibrahim berkata, telah menceritakan kepada kami Qatadah dari Anas bin Malik dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Seimbanglah dalam sujud dan janganlah seseorang meletakkan tangannya seperti anjing. Dan jika meludah, maka jangan sekali-kali ia meludah ke arah depan atau ke sebelah kanannya. Karena dia sedang berhadapan dengan Rabbnya."

Minit ke 2

-kesinambungan dengan bab2 sebelumnya.

Minit 29.
Bercakap2?
Majaz..ada jawapan....
Tak boleh dengar..cukup yg diberitahu oleh nabi saw..
Jgn biasakan ada orang tengah....
Lazimnya dengan bila jawap atau suka...bermakna dia sambut baik atau redha dengan kita...
Lazimnya bila pintu dibuka...dia suka...
Mini 39.
Hafiz Ibnu Hajar..melawannya bukan hanya dia...
Assyairah..al maturidiyah
Wahabi..
Boleh takwil dan boleh tak tajwil..jgn tuduh mujasimah..
Bersikap adikberadik...jgn keterlaluan dan menyesatkan satu sama lain.
Allah berada didepan...berada didepan tanpa takwil dengan ahmat...

Selasa, Januari 07, 2020

Sahih bukhari kitab aqiqah sesi 01

Sahih bukhari kitab aqiqah sesi 01

باب تَسْمِيَةِ الْمَوْلُودِ غَدَاةَ يُولَدُ، لِمَنْ لَمْ يَعُقَّ عَنْهُ، وَتَحْنِيكِهِ:

Ini bab menamakan anak pada pagi ia dilahirkan bg sesiapa yg tidak mahu melakukan aqiqah bg pihaknya atau untuknya dan
Ini bab mentahnidkan kanak2 yg baru dilahirkan.

٥٠٤٥ - حَدَّثَنِي إِسْحَاقُ بْنُ نَصْرٍ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ قَالَ حَدَّثَنِي بُرَيْدٌ عَنْ أَبِي بُرْدَةَ عَنْ أَبِي مُوسَى رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ وُلِدَ لِي غُلَامٌ فَأَتَيْتُ بِهِ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَمَّاهُ إِبْرَاهِيمَ فَحَنَّكَهُ بِتَمْرَةٍ وَدَعَا لَهُ بِالْبَرَكَةِ وَدَفَعَهُ إِلَيَّ وَكَانَ أَكْبَرَ وَلَدِ أَبِي مُوسَى

5045. Telah menceritakan kepadaku Ishaq bin Nashr berkata, telah menceritakan kepada kami Abu Usamah ia berkata; telah menceritakan kepadaku Buraid dari Abu Burdah dari Abu Musa radliallahu 'anhu, ia berkata, "Anak laki-lakiku lahir, kemudian aku membawanya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Beliau lalu memberinya nama Ibrahim, beliau menyuapinya dengan kunyahan kurma dan mendoakannya dengan keberkahan, setelah itu menyerahkannya kepadaku." Ibrahim adalah anak tertua Abu Musa.

٥٠٤٦ - حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ هِشَامٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ أُتِيَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِصَبِيٍّ يُحَنِّكُهُ فَبَالَ عَلَيْهِ فَأَتْبَعَهُ الْمَاءَ

5046. Telah menceritakan kepada kami Musaddad berkata, telah menceritakan kepada kami Yahya dari Hisyam dari Bapaknya dari Aisyah radliallahu 'anhuma, ia berkata, "Seorang bayi dibawa ke hadapan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam yang kemudian beliau suapi dengan kunyahan buah kurma, ketika bayi itu kencing, beliau memercikinya dengan air."

٥٠٤٧ - حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ نَصْرٍ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَسْمَاءَ بِنْتِ أَبِي بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّهَا حَمَلَتْ بِعَبْدِ اللَّهِ بْنِ الزُّبَيْرِ بِمَكَّةَ قَالَتْ فَخَرَجْتُ وَأَنَا مُتِمٌّ فَأَتَيْتُ الْمَدِينَةَ فَنَزَلْتُ قُبَاءً فَوَلَدْتُ بِقُبَاءٍ ثُمَّ أَتَيْتُ بِهِ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَوَضَعْتُهُ فِي حَجْرِهِ ثُمَّ دَعَا بِتَمْرَةٍ فَمَضَغَهَا ثُمَّ تَفَلَ فِي فِيهِ فَكَانَ أَوَّلَ شَيْءٍ دَخَلَ جَوْفَهُ رِيقُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ حَنَّكَهُ بِالتَّمْرَةِ ثُمَّ دَعَا لَهُ فَبَرَّكَ عَلَيْهِ وَكَانَ أَوَّلَ مَوْلُودٍ وُلِدَ فِي الْإِسْلَامِ فَفَرِحُوا بِهِ فَرَحًا شَدِيدًا لِأَنَّهُمْ قِيلَ لَهُمْ إِنَّ الْيَهُودَ قَدْ سَحَرَتْكُمْ فَلَا يُولَدُ لَكُمْ

5047. Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Nashr berkata, telah menceritakan kepada kami Abu Usamah berkata, telah menceritakan kepada kami Hisyam bin Urwah dari Bapaknya dari Asma binti Abu Bakar radliallahu 'anhuma, Bahwasanya di Makkah ia hamil karena hubungannya dengan Abdullah bin Zubair (suaminya). Ia berkata, "Aku lalu keluar menuju Madinah, ketika sampai di Quba, aku singgah dan melahirkan di sana. Aku lalu membawa bayiku menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan aku letakkan di pangkuannya. Kemudian Beliau minta diambilkan buah kurma, lalu mengunyahnya untuk kemudian meludahkannya ke dalam bayiku. Maka pertama kali yang masuk ke dalam perutnya adalah ludah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Beliau memberi kunyahan kurma dan mendoakan keberkahan kepadanya. Dia adalah bayi pertama yang lahir dalam Islam. Orang-orang pun bangga, sebab telah dikatakan kepada mereka 'sesungguhnya orang-orang Yahudi telah menyihir kalian, sehingga kalian tidak akan memiliki anak'."

٥٠٤٨ - حَدَّثَنَا مَطَرُ بْنُ الْفَضْلِ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَوْنٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ سِيرِينَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ كَانَ ابْنٌ لِأَبِي طَلْحَةَ يَشْتَكِي فَخَرَجَ أَبُو طَلْحَةَ فَقُبِضَ الصَّبِيُّ فَلَمَّا رَجَعَ أَبُو طَلْحَةَ قَالَ مَا فَعَلَ ابْنِي قَالَتْ أُمُّ سُلَيْمٍ هُوَ أَسْكَنُ مَا كَانَ فَقَرَّبَتْ إِلَيْهِ الْعَشَاءَ فَتَعَشَّى ثُمَّ أَصَابَ مِنْهَا فَلَمَّا فَرَغَ قَالَتْ وَارُوا الصَّبِيَّ فَلَمَّا أَصْبَحَ أَبُو طَلْحَةَ أَتَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخْبَرَهُ فَقَالَ أَعْرَسْتُمْ اللَّيْلَةَ قَالَ نَعَمْ قَالَ اللَّهُمَّ بَارِكْ لَهُمَا فَوَلَدَتْ غُلَامًا قَالَ لِي أَبُو طَلْحَةَ احْفَظْهُ حَتَّى تَأْتِيَ بِهِ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَتَى بِهِ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَرْسَلَتْ مَعَهُ بِتَمَرَاتٍ فَأَخَذَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَمَعَهُ شَيْءٌ قَالُوا نَعَمْ تَمَرَاتٌ فَأَخَذَهَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَمَضَغَهَا ثُمَّ أَخَذَ مِنْ فِيهِ فَجَعَلَهَا فِي فِي الصَّبِيِّ وَحَنَّكَهُ بِهِ وَسَمَّاهُ عَبْدَ اللَّهِ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ ابْنِ عَوْنٍ عَنْ مُحَمَّدٍ عَنْ أَنَسٍ وَسَاقَ الْحَدِيثَ

5048. Telah menceritakan kepada kami Mathar Ibnul Fadll berkata, telah menceritakan kepada kami Yazid bin Harun berkata, telah mengabarkan kepada kami Abdullah bin Aun dari Anas bin Sirin dari Anas bin Malik radliallahu 'anhu, ia berkata, "Anak Abu Thalhah sedang sakit, ketika Abu Thalhah keluar anaknya meninggal. Dan ketika Abu Thalhah kembali ia bertanya, "Bagaimana keadaan anakku?" Ummu Sulaim menjawab, "Dia lebih tenang dari sebelumnya." Ummu Sulaim kemudian menyuguhkan makan malam, maka Abu Thalhah pun makan malam kemudian bersetubuh dengannya. Setelah selesai (dari jima') Ummu Sulaim berkata, "Anakmu telah dikuburkan." Maka diwaktu pagi, Abu Thalhah mendatangi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan mengabarkan kejadian tersebut. Beliau bertanya: "Kalian tadi malam menjadi pengantin?" Abu Thalhah menjawab, "Ya." Beliau pun berdoa: "Ya Allah, berkahilah keduanya." Ummu Sulaim kemudian melahirkan seorang anak, lalu Abu Thalhah berkata kepadaku, "Jagalah ia hingga engkau bawa ke hadapan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam." Anas kemudian membawa bayi tersebut kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, dan Ummu Sulaim membekalinya dengan beberapa kurma. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam kemudian meraih bayi Abu Thalhah, beliau lalu bertanya: "Apakah ia (Anas) membawa sesuatu?" para sahabat menjawab, "Ya. Beberapa butir kurma." Nabi shallallahu 'alaihi wasallam kemudian mengambil kurma dan menguyahnya, kemudian beliau ambil kunyahan dari mulutnya dan memasukkannya ke dalam mulut sang bayi, baru setelah itu memberinya nama Abdullah." Telah menceritakan kepada kami Muhammad Ibnul Mutsanna berkata, telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Ady dari Ibnu Aun dari Muhammad dari Anas lalu ia menyebutkan hadits tersebut."

٥١ -  العقيقة » ٢٨٩١ -  إماطة الأذى عن الصبي في العقيقة
باب إِمَاطَةِ الأَذَى عَنِ الصَّبِيِّ فِي الْعَقِيقَةِ:

Ini bab menghilangkan kekotoran kanak2 yakni pada masa aqiqah.

51. Aqiqah » 2891. Membuang kotoran pada anak saat akikah

٥٠٤٩ - حَدَّثَنَا أَبُو النُّعْمَانِ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ مُحَمَّدٍ عَنْ سَلْمَانَ بْنِ عَامِرٍ قَالَ مَعَ الْغُلَامِ عَقِيقَةٌ وَقَالَ حَجَّاجٌ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ أَخْبَرَنَا أَيُّوبُ وَقَتَادَةُ وَهِشَامٌ وَحَبِيبٌ عَنْ ابْنِ سِيرِينَ عَنْ سَلْمَانَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَالَ غَيْرُ وَاحِدٍ عَنْ عَاصِمٍ وَهِشَامٍ عَنْ حَفْصَةَ بِنْتِ سِيرِينَ عَنْ الرَّبَابِ عَنْ سَلْمَانَ بْنِ عَامِرٍ الضَّبِّيِّ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَرَوَاهُ يَزِيدُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ عَنْ ابْنِ سِيرِينَ عَنْ سَلْمَانَ قَوْلَهُ وَقَالَ أَصْبَغُ أَخْبَرَنِي ابْنُ وَهْبٍ عَنْ جَرِيرِ بْنِ حَازِمٍ عَنْ أَيُّوبَ السَّخْتِيَانِيِّ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ حَدَّثَنَا سَلْمَانُ بْنُ عَامِرٍ الضَّبِّيُّ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَعَ الْغُلَامِ عَقِيقَةٌ فَأَهْرِيقُوا عَنْهُ دَمًا وَأَمِيطُوا عَنْهُ الْأَذَى

5049. Telah menceritakan kepada kami Abu Nu'man berkata, telah menceritakan kepada kami Hammad bin Zaid dari Ayyub dari Muhammad dari Sulaiman bin Amir, ia berkata, "Pada anak lelaki ada kewajiban akikah." Dan Hajjaj berkata, telah menceritakan kepada kami Hammad berkata, telah mengabarkan kepada kami Ayyub dan Qatadah dan Hisyam dan Habib dari Ibnu Sirin dari Salman dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Dan berkata tidak satu orang dari Ashim dan Hisyam dari Hafshah binti Sirin dari Ar Rabab dari Salman bin Amir Adl Dlabiyyi dari Nabi shallallahu 'alaihi
wasallam. Dan Yazid bin Ibrahim juga menceritakan dari Ibnu Sirin dari Salman perkataannya, dan Ashbagh berkata, telah mengabarkan kepadaku Ibnu Wahb dari Jarir bin Hazim dari Ayyub As Sakhtiyani dari Muhammad bin Sirin berkata, telah menceritakan kepada kami Salman bin Amir Adl Dlabbi ia berkata, "Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Pada anak lelaki ada kewajiban 'akikah, maka potongkanlah hewan sebagai akikah dan buanglah keburukan darinya."

٥٠٥٠ - حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي الْأَسْوَدِ حَدَّثَنَا قُرَيْشُ بْنُ أَنَسٍ عَنْ حَبِيبِ بْنِ الشَّهِيدِ قَالَ أَمَرَنِي ابْنُ سِيرِينَ أَنْ أَسْأَلَ الْحَسَنَ مِمَّنْ سَمِعَ حَدِيثَ الْعَقِيقَةِ فَسَأَلْتُهُ فَقَالَ مِنْ سَمُرَةَ بْنِ جُنْدَبٍ

5050. Telah menceritakan kepadaku Abdullah bin Abul Aswad berkata, telah menceritakan kepada kami Quraiys bin Anas dari Habib bin Asy Syahid ia berkata, "Ibnu Sirin menyuruhku agar aku bertanya kepada Al Hasan dari siapa ia mendengar hadits tentang akikah, aku pun menanyakannya, dia lalu menjawab, "Dari Samurah bin Jundub."

٥١ -  العقيقة » ٢٨٩٢ -  الفرع
٥٠٥١ - حَدَّثَنَا عَبْدَانُ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ أَخْبَرَنَا الزُّهْرِيُّ عَنْ ابْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا فَرَعَ وَلَا عَتِيرَةَ وَالْفَرَعُ أَوَّلُ النِّتَاجِ كَانُوا يَذْبَحُونَهُ لِطَوَاغِيتِهِمْ وَالْعَتِيرَةُ فِي رَجَبٍ

5051. Telah menceritakan kepada kami Abdan berkata, telah menceritakan kepada kami Abdullah berkata, telah mengabarkan kepada kami Ma'mar berkata, telah mengabarkan kepada kami Az Zuhri dari Ibnul Musayyab dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu, dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Tidak ada Fara' dan Atirah. Fara' adalah anak pertama seekor unta yang mereka sembelih untuk sesembahan mereka, dan Atirah adalah hewan (kambing) yang mereka potong di bulan rajab."

٥١ -  العقيقة » ٢٨٩٣ -  العتيرة
٥٠٥٢ - حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ قَالَ الزُّهْرِيُّ حَدَّثَنَا عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا فَرَعَ وَلَا عَتِيرَةَ قَالَ وَالْفَرَعُ أَوَّلُ نِتَاجٍ كَانَ يُنْتَجُ لَهُمْ كَانُوا يَذْبَحُونَهُ لِطَوَاغِيَتِهِمْ وَالْعَتِيرَةُ فِي رَجَبٍ
5052. Telah menceritakan kepada kami Ali bin Abdullah berkata, telah menceritakan kepada kami Sufyan berkata; Az Zuhri telah menceritakan kepada kami dari Sa'id Ibnul Musayyab dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Tidak ada Fara' dan Atirah." Beliau lalu jelaskan: "Fara' adalah anak pertama seekor unta yang mereka sembelih untuk sesembahan mereka, dan Atirah adalah hewan (kambing) yang mereka potong di bulan rajab."

-ada 10 khilaf tentang aqiqah.
-apa makna aqiqah?
-hukum aqiqah?
-siapa yg kena aqiqah?
-tajuk imam bukhari.
-tanda kesyukuran dan kegembiraan...aqiqah cara melahirkan kegembiraan yg disyariatkan

Khamis, Januari 02, 2020

Qawaid tafsir 2018 sesi 11

Qawaid tafsir 2018 sesi 11

قاعدة 27 

الْأصْلُ  أَنَّ الْكَلَامَ  يُؤَكَّدُ إِذَا كَانَ الْمُخَاطَبُ كُنْكِرًا  أَوْمُتَرَدِّدًا، وَيَتَفَاوَتُ  الْتَّاكِيْد ُ
بِحَسَبِ قُوَّةِ الْإِكَارِ وَضَعْفِهِ. وَقَدْ يُؤَكَّدُ  والْمُخَطَبُ غَيْرُ مُنْكِرٍ لِعَدَمِ جَرْيِهِ عَلَى مُقْتَضَى إِقْرَارِهِ ، فَيُنَزَّلُ مَنْزِلَةَ الْمُنْكِرِ. وَقَدْ يُتْرَكُ ااتَّأْكِدُ  مَعَ إِنْكَارِ الْمُخَطَبِ لِوُجُوْدِ. أَدِلَّةٍ ظَاهِرَةٍ، لَوْ تَأَمّٕلَهَا لَرَجَعَ عَنِ الْإِنْكَارِ

Sesuatu cerita pada asalnya perludiperkuatkan apabila mukhathab(orang yang dihadap cakap) tidakmenerimanya atau ragu-ragutentangnya. Kata penguat yanghendak digunakan perlulahberbeza-beza sesuai dengankekuatan dan kelemahanpenolakannya. Kadang-kadangsesuatu cerita diperkuatkan,padahal mukhathab tidak pun
menolaknya. Keadaan seperti itu berlaku apabila mukhathab bersikap tidak seperti orang yangmenerima cerita berkenaan, maka ia dianggap seperti orang yangmenolaknya juga. Kadang-kadang pula cerita tidak diperkuatkan,padahal mukhathab memang menolaknya. Keadaan itu berlaku apabila ada bukti-bukti terang yang jika diperhati dan direnungi oleh mukhathab, niscaya ia tidak menolaknva.

(a) Contoh penggunaan kata penguat yang berbeza-beza banyak dan sedikitnya, sesuai dengan kekuatan dan kelemahan penolakan mukhathab dapat dilihat pada beberapafirman Allah di bawah ini:

Ya Sin 36:14

إِذْ أَرْسَلْنَآ إِلَيْهِمُ ٱثْنَيْنِ فَكَذَّبُوهُمَا فَعَزَّزْنَا بِثَالِثٍ فَقَالُوٓا۟ إِنَّآ إِلَيْكُم مُّرْسَلُونَ 

Bermaksud: Ketika Kami mengutus kepada mereka dua orang Rasul lalu merekamendustakannya; kemudian Kami kuatkan (kedua Rasul itu) dengan Rasul yangketiga, lalu Rasul-rasul itu berkata: Sesungguhnya kami ini adalah diutuskan kepadakamu. 
(Yasin:14).

Di sini digunakan satu kata penguat sahaja (إنا), tetapi apabila penolakan orang-orangkafir semakin bertambah kuat sehingga mereka berkata seperti digambarkan olehAllah di dalam ayat ini:


Ya Sin 36:15

قَالُوا۟ مَآ أَنتُمْ إِلَّا بَشَرٌ مِّثْلُنَا وَمَآ أَنزَلَ ٱلرَّحْمَٰنُ مِن شَىْءٍ إِنْ أَنتُمْ إِلَّا تَكْذِبُونَ 

Maksudnya: Mereka menjawab: Kamu ini tidak lain hanyalah manusia seperti kamijuga dan Tuhan Yang Maha Pernurah tidak menurunkan apa-apa pun (tentan g agamayang kamu dakwakan); Kamu ini tidak lain hanyalah berdusta. 
(yasin:l5).

36


Di mana beberapa  kata penguat telahdisertakan oleh mereka
(i)   مُجَانَسَةَ (keserupaan)' Ia difahami daripada kata mereka: .,Kamu ini tidak lain hanyalah manusia seperti kami juga.

(ii) مَا أَنْزَلَ الرحمن
(Tuhan yang Maha pemurah tidak menurunkan apa_apa pun).

(iii) إن أنتم إلا تكذبون
(Kamu ini tidak lain hanyalah berdusta).Maka sebagai tindak balasnya, para rasul berkenaan juga telah menggunakan,tiga kata penguat ketika membalas kata_kata mereka itu

Ya Sin 36:16

قَالُوا۟ رَبُّنَا يَعْلَمُ إِنَّآ إِلَيْكُمْ لَمُرْسَلُونَ 

Ya Sin 36:17

وَمَا عَلَيْنَآ إِلَّا ٱلْبَلَٰغُ ٱلْمُبِينُ 

Bermaksud: Rasul-rasul berkata: Tuhan Kami mengetahui bahawa sesungguhnya Kami adalah Rasur-rasul yang diutus kepada kamu.(16) 
Dan tugas kami hanyalahmenyampaikan perintah-perintahNya dengan jelas.( l 7). 
(yasin: 16-17)

Tiga kata penguat yang dimaksudkan ialah:
(i) ربنا يعلم (Tuhan Kami mengetahui). Ia memberimengandungi erti qasam (sumpah). Dan qasam jugapenguat.
(ii) إنا اليكم لمرسلون(bahawa sesungguhnya Kami adalah Rasul-rasu I yangdiutus kepadakamu). Di sini terdapat dua kata penguat إن dan dan  لا pada لمرساون
(iii) Ayat ke-17 menggunakan sighah hashar dan ia merupakan kata penguat tersendiri.

(b) contoh orang yang tidak menolak cerita tetapi dianggap seperti orang yang menolaknya' lalu cerita diperkuatkan dengan beberapa kata penguat dapat dilihat pada firman Allah di bawah ini:

Al-Mu'minun 23:15

ثُمَّ إِنَّكُم بَعْدَ ذَٰلِكَ لَمَيِّتُونَ 

Maksudnya: Kemudian, sesungguhnya kamu sesudah itu pasti akan mati. (kekuatan kepada ayat kerana merupakan satu bentuk kata
37

Mu'minun:15).

Ketika menyatakan kamu (manusia) akan mati, Allah menguatkannya dengan duakata penguat. إن dan   لامpada لميتون . Padahal tiada siapa pun yang menolak dan mengingkari akan berlaku kematian kepada manusia. Akan tetapi melihat kepada kebanyakan manusia yang begitu leka dalam kehidupan ini, Allah meletakkan mereka pada tahap orang-orang yang menolak. Mereka memang kelihatan seperti orang-orang yang tidak mempercayainya. Maka perlulah kepada kata penguat apabila menceritakan kepada orang-orang yang leka itu tentang kematian.

(c) Contoh cerita yang tidak diperkuatkan dengan kata penguat sedangkan mukhathab memang menolak dan mengingkarinya dapat dilihat pada firman Allah berikut:


Al-Baqarah 2:2

ذَٰلِكَ ٱلْكِتَٰبُ لَا رَيْبَۛ فِيهِۛ هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ 

Maksudnya: Kitab al-Qur'an ini, tidak ada sebarang syak padanya (tentang datangnyadari Allah dan tentang sempurnanya); ia pula menjadi petunjuk bagi orang-orang yangbertakwa; 
(al-Baqarah : 2).

Tiada langsung digunakan kata penguat di dalam ayat ini, padahal terdapat sekianramat manusia yang menolak dan tidak percaya kepada kebenaran al-Qur'an.Kenapakah Allah langsung tidak menggunakan apa-apa kata penguat di sini?Jawabnya ialah oleh kerana dalil-dalil dan bukti-bukti kebenaran al-Qur'an terlalu jelas dan kukuh, maka tidak perlu lagi ia diperkuatkan dan penolakan orang-orangyang tidak percaya kepadanya itu diabaikan saja.

قاعدة 28

اَلْأَصْلُ أَنَّ مَا أُبْهِمَ  فِي الْقُرْآنِ فَلَا طَائِلَ فِي مَعْرِفَتِهِ



Apa-apa yang disebut secara samar dan tidak terang di dalam al-Qur'an, tidak ada faedah mengetahuinya.


Keterangan: Apa-apa yang sememangnya diperlukan dan tidak dapat tidak mesti diketahui oleh manusia kerana ia berkaitan dengan soal hidayat dan panduan untukmereka, tentulah disebut oleh Allah di dalam al-Qur'an dengan terang dan jelas.Berhubung dengan perkara-perkara seperti itulah al-Qur'an dikatakan telah diturunkan تبيانا لكل شيء (untuk menjelaskan tiap-tiap sesuatu). Adapun berkenaan

38


dengan perkara remeh-temeh dan perincian yang tidak berfaedah kepada iman dan amalan manusia, maka itu tidak diceritakan di dalam al-Qur'an. Sebagai contohnya nama-nama Ashabul Kahfi, nama anjing mereka, berapa panjang tongkat Nabi Musa,berapa ukuran lilitannya dan ia daripada kayu apa, berapa panjang dan lebar pula bahtera Nabi Nuh a.s., ia diperbuat daripada kayu apa, empat ekor burung yang dicencang oleh Nabi Ibrahim dan diletakkan di atas empat puncak bukit untukmembuktikan bagaimana Allah menghidupkan semula orang-orang yang telah mati itu burung jenis apa dan empat bukit itu bukit mana pula? Semua itu tidak ada faedahnya diketahui oleh manusia untuk kesempurnaan iman dan amalnya. Maka tidak perlulah pelajar-pelajar al-Qur'an menyibukkan diri menghabiskan masa untukmengetahuinya. Apa lagi kalau ia harrya terdapat dalam longgokan riwayat-riwayat Israiliyyat yang karut-marut.Panduan daripada al-Qur'an dalam menghadapi persoalan-persoalan sepertidiperolehi daripada firman Allah berikut:


Al-Kahfi 18:22

سَيَقُولُونَ ثَلَٰثَةٌ رَّابِعُهُمْ كَلْبُهُمْ وَيَقُولُونَ خَمْسَةٌ سَادِسُهُمْ كَلْبُهُمْ رَجْمًۢا بِٱلْغَيْبِۖ وَيَقُولُونَ سَبْعَةٌ وَثَامِنُهُمْ كَلْبُهُمْۚ قُل رَّبِّىٓ أَعْلَمُ بِعِدَّتِهِم مَّا يَعْلَمُهُمْ إِلَّا قَلِيلٌۗ فَلَا تُمَارِ فِيهِمْ إِلَّا مِرَآءً ظَٰهِرًا وَلَا تَسْتَفْتِ فِيهِم مِّنْهُمْ أَحَدًا 

Maksudnya: (Sebahagian dari) mereka akan berkata: Bilangan Ashaabul Kahfi itu tiga orang, yang keempatnya ialah anjing mereka dan setengahnya pula berkata: Bilangan mereka lima orang, ymg keenamnya ialah anjing mereka sebagai terkaan terhadapbarang yang ghaib dan setengahnya yang lain berkata: Bilangan mereka tujuh orang dan yang kedelapannya ialah anjing mereka. Katakanlah (wahai Muhammad):Tuhanku lebih mengetahui akan bilangan mereka, tiada yang mengetahui bilangannyamelainkan sedikit. Kerana itu janganlah kamu (Muhammad) bertengkar tentang halmereka, kecuali pertengkaran lahir saja dan jangan kamu menanyakan tentang mereka(pemuda-pemuda itu) kepada seorangpun di antara mereka (Ahlil Kitab). 
(al-Kahfi 22)



Rabu, Januari 01, 2020

Qawaid tafsir 2019 b q014-015

Qawaid tafsir 2019 b q014-015
Qaedah Keempat Belas:

Al-Qasas 28:50
فَإِن لَّمْ يَسْتَجِيبُوا۟ لَكَ فَٱعْلَمْ أَنَّمَا يَتَّبِعُونَ أَهْوَآءَهُمْۚ

Firman Allah s.w.t. Bermaksud:
Maka jika mereka tidak dapat menerima cabaranmu (wahai Muhammad), maka ketahuilah, sesungguhnya mereka hanyalah menurut hawa nafsu mereka dan tidak ada yang lebih sesat daripada orang yang menurut hawa nafsunya.
(al-Qashash:50).

-tak boleh jawab ,nereka hanya ikut nafsu.
-ugama kena ada dalil atau hujjah.
-contoh ulamak Islam yg kata masa israk mikraj nampak tuhan..
lebih tepat tidak tengok tapi hanya bercakap tapi tak nampak..seperti nabi musa.
Wahyu:boleh melalui utusan dan mimpi atau wahyan (masuk dlm diri)
-nabi saw cuma nampak nur..
-main agak2...apa dalilnya?
-kalu mereka tak boleh jawab..mana hadis ,mana quran...ikut hawa nafsu...nabi nampak kehebatan dan kebesaran Allah..
-...nuur  an ni  ..aku nampak..nampak nuur ..macam mana boleh jadi nampak Allah.
-Aisyah dah kata itu bohong.
-sekiranya tidak boleh membawa dalil quran dan hadis (hadis maudhuk)maka itu mengikut hawa nafsu.
-puak brelewi kata nabi bersatu dengan tuhan..merepek..
Hujjah dgn puak ni kena minta dalil.tak boleh bw tanda dusta..malam nisfu,puasa 3 bulan berturut2.
Puak ni yg bawa capal,tukar kain kelambu kubur ...
Walau nampak ibadah tapi ikut hawa nafsu..
Golongan ahli ahwak

Qawaid tafsir 2019 b q015
Qaedah Kelima Belas:

Al-A'raf 7:128
وَٱلْعَٰقِبَةُ لِلْمُتَّقِينَ
Firman Allah s.w.t. Bermaksud: Dan akibat kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertaqwa.
(al-A'raaf:128).
-kalu at taqko semuanya baik.
-salah satu nya adalah beriman.amal soleh bc quran...terdapat keuntungan dan keselamatan
-makna umum(bahasa) taqwa =berhati2 atau jaga dirinya...walaupun orang kafir..
-apa lagi makna dr segi istilah atau dlm quran ,makna orang yg beriman..lagi la selamat.

Sunan Abu Daud kitab haji sesi 04(2020)

Sunan Abu Daud kitab haji sesi 04(2020)
المناسك » ٥٦٥ -  في المواقيت

5. Manasik » 565. Miqat-miqat

١٤٧٦ - حَدَّثَنَا الْقَعْنَبِيُّ عَنْ مَالِكٍ ح و حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ وَقَّتَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِأَهْلِ الْمَدِينَةِ ذَا الْحُلَيْفَةِ وَلِأَهْلِ الشَّامِ الْجُحْفَةَ وَلِأَهْلِ نَجْدٍ قَرْنَ وَبَلَغَنِي أَنَّهُ وَقَّتَ لِأَهْلِ الْيَمَنِ يَلَمْلَمَ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ عَنْ طَاوُسٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ وَعَنْ ابْنِ طَاوُسٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَا وَقَّتَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمَعْنَاهُ وَقَالَ أَحَدُهُمَا وَلِأَهْلِ الْيَمَنِ يَلَمْلَمَ وَقَالَ أَحَدُهُمَا أَلَمْلَمَ قَالَ فَهُنَّ لَهُمْ وَلِمَنْ أَتَى عَلَيْهِنَّ مِنْ غَيْرِ أَهْلِهِنَّ مِمَّنْ كَانَ يُرِيدُ الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ وَمَنْ كَانَ دُونَ ذَلِكَ قَالَ ابْنُ طَاوُسٍ مِنْ حَيْثُ أَنْشَأَ قَالَ وَكَذَلِكَ حَتَّى أَهْلُ مَكَّةَ يُهِلُّونَ مِنْهَا

1476. Telah menceritakan kepada Kami Qa'nabi, dari Malik. Dan telah diriwayatkan dari jalur yang lain: telah menceritakan kepada Kami
Ahmad bin Yunus, telah menceritakan kepada Kami Malik
dari Nafi' dari Ibnu Umar, ia berkata;
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menetapkan Dzul Hulaifah sebagai miqat bagi penduduk Madinah Al Juhfah,
serta bagi penduduk Najd Qarnul manazil, dan telah Dzul Hulaifah sebagai miqat bagi penduduk Madinah Al Juhfah, kepadaku berita bahwa beliau
menetapkan Yalamlam sebagai miqat penduduk Yaman. Telah menceritakan kepada Kami Sulaiman bin Harb, telah menceritakan kepada Kami Hammad dari 'Amr bin Dinar dari Thawus dari Ibnu Abbas, dan dari Ibnu Thawus dari ayahnya, mereka berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah menetapkan …… -secara makna-. Dan salah seorang diantara mereka berkata; dan Yalamlam sebagai miqat bagi penduduk Yaman. Sedangkan salah seorang dari mereka berkata; Alamlam. Beliau bersabda: Tempat-tempat tersebut adalah miqat untuk mereka dan orang yang datang ke tempat-tempat tersebut yang bukan penduduknya, diantara orang yang ingin berhaji dan berumrah. Dan orang yang diluar hal tersebut Thawus berkata; maka dari tempat ia memulai berihram." Ia berkata; dan seperti itu hingga penduduk Mekkah, mereka bertalbiyah darinya.

👉 mawakit adalah jamak.
abu daud bg tau miqat makani.
Miqat zamani waktu yg ditentukan
Miqat adalah tempat2 yg ditentukan untukmemulakan haji
Dzul Hulaifah (sebelah tihamah)
sebagai miqat bagi penduduk Madinah Al Juhfah,
serta bagi penduduk Najd Qarnul manazil,
dan Yalamlam sebagai miqat penduduk Yaman.
Maula =bekas hamba yg telah dimerdekaan
Nafi' hamba maula Ibnu Umar

١٤٧٧ - حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ بَهْرَامَ الْمَدَائِنِيُّ حَدَّثَنَا الْمُعَافِىُّ بْنُ عِمْرَانَ عَنْ أَفْلَحَ يَعْنِي ابْنَ حُمَيْدٍ عَنْ الْقَاسِمِ بْنِ مُحَمَّدٍ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَّتَ لِأَهْلِ الْعِرَاقِ ذَاتَ عِرْقٍ

1477. Telah menceritakan kepada Kami Hisyam bin Bahram Al Madaini, telah menceritakan kepada Kami Al Mu'afi bin 'Imran dari Aflah yaitu Ibnu Humaid dari Al Qasim bin Muhammad dari Aisyah radliallahu 'anha bahwa Rasulullah shallla Allahu 'alaihi wa sallam menetapkan Dzatu 'Irq sebagai miqat bagi penduduk Irak.

👉 Dzatu 'Irq sebagai miqat bagi penduduk Irak.
Nabi dapat petunjuk walaupun pada zaman nabi belum jatuh ketangan islam
Perawi yg boleh diterima Aflah
Yahya tak mahu ambil hadis dari Aflah.

١٤٧٨ - حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ حَنْبَلٍ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي زِيَادٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَلِيِّ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبَّاسٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ وَقَّتَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِأَهْلِ الْمَشْرِقِ الْعَقِيقَ

1478. Telah menceritakan kepada Kami Ahmad bin Muhammad bin Hanbal, telah menceritakan kepada Kami Waki', telah menceritakan kepada Kami Sufyan dari Yazid bin Abu Ziyad
dari Muhammad bin Ali bin Abdullah bin Abbas dari Ibnu Abbas radliallahu 'anhu, ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: Bagi penduduk bagian timur(masyriq) miqatnya adalah Al 'Aqiq.
👉 penduduk bagian timur miqatnya adalah Al 'Aqiq.
Ada yg kata hadis ini hadis mungkar dan tidak sahih dan bertentangan dgn hadis yg sebelumnya.
Aqiq kedudukannya jauh.
Miqat bg setengah2 penduduk iraq.
Asal Dzatu 'Irq  adalah aqiq.tetapi aqiq lebih jauh.
Hadis ini tak kuat

١٤٧٩ - حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ صَالِحٍ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي فُدَيْكٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يُحَنَّسَ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي سُفْيَانَ الْأَخْنَسِيِّ عَنْ جَدَّتِهِ حُكَيْمَةَ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهَا سَمِعَتْ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ أَهَلَّ بِحَجَّةٍ أَوْ عُمْرَةٍ مِنْ الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى إِلَى الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ وَمَا تَأَخَّرَ أَوْ وَجَبَتْ لَهُ الْجَنَّةُ شَكَّ عَبْدُ اللَّهِ أَيَّتُهُمَا قَالَ قَالَ أَبُو دَاوُد يَرْحَمُ اللَّهُ وَكِيعًا أَحْرَمَ مِنْ بَيْتِ الْمَقْدِسِ يَعْنِي إِلَى مَكَّةَ

1479. Telah menceritakan kepada Kami Ahmad bin Shalih, telah menceritakan kepada Kami Ibnu Abu Fudaik dari Abdullah bin Abdurrahman bin Yuhannas
dari Yahya bin Abu Sufyan Al Akhnasi
dari neneknya yaitu Hukaimah dari Ummu Salamah istri Nabi shalla Allahu 'alaihi wa sallam bahwa ia telah mendengar Nabi shalla Allahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa yang bertalbiyah untuk melakukan haji atau umrah dari Masjid Al Aqsha hingga Masjid Al Haram
maka akan dihapuskan dosanya yang telah lalu dan yang akan datang, atau wajib ia mendapatkan Surga.
Abdullah merasa ragu yang manakah yang beliau ucapkan.
Abu Daud berkata; semoga Allah merahmati Waki' sebab dia telah melaksanakan ihram dari Baitul Maqdis sampai ke Mekkah.
👉Hadis ini tidak sahih
Sebab ada  yahya bin abi sufiyan
Ibnu munzir kata boleh pakai ihram sebelum miqat.
Miqat zamani tidak boleh mendahuluinya.
Miqat makani boleh mendahuluinya.
Boleh pakai ihram sebelum miqat ,tak bg hanya sebab untuk tidak menyusahkan orang yg hendak mengerjakan haji

١٤٨٠ - حَدَّثَنَا أَبُو مَعْمَرٍ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَمْرِو بْنِ أَبِي الْحَجَّاجِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ حَدَّثَنَا عُتْبَةُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ السَّهْمِيُّ حَدَّثَنِي زُرَارَةُ بْنُ كُرِيْمٍ أَنَّ الْحَارِثَ بْنَ عَمْرٍو السَّهْمِيَّ حَدَّثَهُ قَالَ أَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ بِمِنًى أَوْ بِعَرَفَاتٍ وَقَدْ أَطَافَ بِهِ النَّاسُ قَالَ فَتَجِيءُ الْأَعْرَابُ فَإِذَا رَأَوْا وَجْهَهُ قَالُوا هَذَا وَجْهٌ مُبَارَكٌ قَالَ وَوَقَّتَ ذَاتَ عِرْقٍ لِأَهْلِ الْعِرَاقِ

1480. Telah menceritakan kepada Kami Abu Ma'mar Abdullah bin 'Amr bin Abu Al Hajjaj, telah menceritakan kepada Kami Abdul Warits, telah menceritakan kepada Kami 'Utbah bin Abdul Malik As Sahmi, telah menceritakan kepadaku Zurarah bin Kuraim
bahwa Al Harits bin 'Amr As Sahmi telah menceritakan kepadanya, ia berkata; saya datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, sementara beliau berada di Mina atau 'Arafah, dan orang-orang telah mengelilingi beliau.
Al Harits bin 'Amr berkata; kemudian beberapa orang badui datang dan melihat wajah beliau, mereka berkata; ini adalah wajah yang mendapat berkah. Al Harits berkata; dan beliau menetapkan Dzatu 'Irq sebagai miqat bagi penduduk Irak.
👉bukan sahabat ,Zurarah bin Kuraim,hadisnya tidak boleh dibuat hujjah
Hadis in bertaraf hasan.disokong oleh badarudin aini

Minit 44
٥ -  المناسك » ٥٦٦ -  الحائض تهل بالحج

5. Manasik » 566. Apakah ada haji untuk wanita haid

١٤٨١ - حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا عَبْدَةُ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْقَاسِمِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ نُفِسَتْ أَسْمَاءُ بِنْتُ عُمَيْسٍ بِمُحَمَّدِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ بِالشَّجَرَةِ فَأَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَبَا بَكْرٍ أَنْ تَغْتَسِلَ فَتُهِلَّ

1481. Telah menceritakan kepada Kami Utsman bin Abu Syaibah, telah menceritakan kepada Kami 'Abdah dari 'Ubaidullah dari Abdurrahman bin Al Qasim dari ayahnya dari Aisyah, ia berkata;
Asma` binti 'Umais mengalami nifas karena melahirkan Muhammad bin Abu Bakr di bawah pohon. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan Abu Bakr agar Asma` mandi dan bertalbiyah.
👉Byk hukum sama antara orang haid dan bernifas.
Ihlal haji=pakai ihram dan bertalbiyah haji.
Suami Asma bin Umais(mandi -walaupun tak suci dan ihlal)
1.Jaafar
2.Abu bakar.
3.Ali

١٤٨٢ - حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عِيسَى وَإِسْمَعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ أَبُو مَعْمَرٍ قَالَا حَدَّثَنَا مَرْوَانُ بْنُ شُجَاعٍ عَنْ خُصَيْفٍ عَنْ عِكْرِمَةَ وَمُجَاهِدٍ وَعَطَاءٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْحَائِضُ وَالنُّفَسَاءُ إِذَا أَتَتَا عَلَى الْوَقْتِ تَغْتَسِلَانِ وَتُحْرِمَانِ وَتَقْضِيَانِ الْمَنَاسِكَ كُلَّهَا غَيْرَ الطَّوَافِ بِالْبَيْتِ قَالَ أَبُو مَعْمَرٍ فِي حَدِيثِهِ حَتَّى تَطْهُرَ وَلَمْ يَذْكُرْ ابْنُ عِيسَى عِكْرِمَةَ وَمُجَاهِدًا قَالَ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ وَلَمْ يَقُلْ ابْنُ عِيسَى كُلَّهَا قَالَ الْمَنَاسِكَ إِلَّا الطَّوَافَ بِالْبَيْتِ

1482. Telah menceritakan kepada Kami
Muhammad bin Isa dan Isma'il bin Ibrahim Abu Ma'mar, mereka berkata; telah menceritakan kepada Kami Marwan bin Syuja' dari Khushaif
dari Ikrimah serta Mujahid dan 'Atha`
dari Ibnu Abbas bahwa Nabi Shalla Allahu 'alaihi wa sallam bersabda:
"Wanita yang mengalami haidh atau nifas apabila mendatangi miqat maka mereka mandi dan melakukan ihram serta melaksanakan seluruh ibadah haji kecuali thawaf di Ka'bah.
Abu Ma'mar berkata di dalam haditsnya; hingga ia suci. Ibnu Isa tidak menyebutkan Ikrimah dan Mujahid, ia menyebutkan dari 'Atha` dari Ibnu Abbas Ibnu Isa tidak menyebutkan; kata semuanya, ia menyebutkan; ibadah haji kecuali thawaf.
👉Zahir macam cerita tetapi maksud perintah.
Contoh ,allah telah merahmatinya maksud yg  sebenar kena bubuh semuga
Hendaklah mandi dan lakukan kecuali tawaf.
Berbeza dgn Muhamad bin isa, Abu Ma'mar

٥ -  المناسك » ٥٦٧ -  الطيب عند الإحرام

5. Manasik » 567. Mengenakan wewangian saat haji

١٤٨٣ - حَدَّثَنَا الْقَعْنَبِيُّ عَنْ مَالِكٍ ح و حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْقَاسِمِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كُنْتُ أُطَيِّبُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِإِحْرَامِهِ قَبْلَ أَنْ يُحْرِمَ وَلِإِحْلَالِهِ قَبْلَ أَنْ يَطُوفَ بِالْبَيْتِ

1483. Telah menceritakan kepada Kami Al Qa'nabi dari Malik, dan telah diriwayatkan dari jalur yang lain: Telah menceritakan kepada Kami Ahmad bin Yunus, telah menceritakan kepada Kami Malik dari Abdurrahman bin Al Qasim dari ayahnya dari Aisyah, ia berkata; aku memberi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam minyak wangi untuk ihramnya sebelum beliau melakukan ihram, dan untuk dalam keadaan tidak berihram sebelum beliau melakukan thawaf di Ka'bah.

👉

١٤٨٤ - حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الصَّبَّاحِ الْبَزَّازُ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ زَكَرِيَّا عَنْ الْحَسَنِ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ الْأَسْوَدِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَأَنِّي أَنْظُرُ إِلَى وَبِيصِ الْمِسْكِ فِي مَفْرِقِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ مُحْرِمٌ

1484. Telah menceritakan kepada Kami Muhammad bin Ash Shabbah Al Bazzaz, telah menceritakan kepada Kami Isma'il bin Zakariya dari Al Hasan bin 'Ubaidullah dari Ibrahim dari Al Aswad dari Aisyah, ia berkata; seolah-olah aku melihat kilatan minyak wangi pada belahan rambut Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sementara beliau dalam keadaan berihram.

👉Cerita aisyah selepas kewafatan nabi saw

المناسك » ٥٦٨ -  التلبيد(talbid)
5. Manasik » 568. Mengepang rambut

١٤٨٥ - حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ الْمَهْرِيُّ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي يُونُسُ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ سَالِمٍ يَعْنِي ابْنَ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ أَبِيهِ قَالَ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُهِلُّ مُلَبِّدًا

1485. Telah menceritakan kepada Kami Sulaiman bin Daud Al Mahri, telah menceritakan kepada Kami Ibnu Wahb, telah mengabarkan kepadaku Yunus dari Ibnu Syihab
dari Salim yaitu Ibnu Abdullah dari ayahnya, ia berkata; saya mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bertalbiyah dalam keadaan mencelup rambutnya.
👉Supaya tak kelihatan teruk atau hidup seperti sami.
Sebelum tawaf ifadah ,nabi saw sudah pakai wangian.

١٤٨٦ - حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَقَ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَبَّدَ رَأْسَهُ بِالْعَسَلِ

1486. Telah menceritakan kepada Kami 'Ubaidullah bin Umar, telah menceritakan kepada Kami Abdul A'la, telah menceritakan kepada Kami Muhammad bin Ishaq dari Nafi' dari Ibnu Umar bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mencelup rambut kepalanya menggunakan madu.

Hadis ini tidak sahih.
Pakai madu boleh menyebabkan semut atau lalat dtg.
Tak masuk aqal بِالْعَسَلِ
                                                              ع  madu
Ini riwayat ibnu ishak.